Disonansi Kognitif

Teori disonansi kognitif merupakan sebuah teori dalam psikologi sosial yang membahas mengenai perasaan ketidaknyamanan seseorang akibat sikap, pemikiran, dan perilaku yang saling bertentangan dan memotivasi seseorang untuk mengambil langkah demi mengurangi ketidaknyamanan tersebut.”

 

Intinya, seorang penderita disonansi kognitif akan memiliki rasa gelisah, takut, dan ketidaknyamanan yang amat tinggi karena inkonsistensi psikologis. Bisaa juga karena melakukan sesuatu yang berlawanan dengan keyakinan, apalagi dipaksa untuk mengubah apa yang ia yakini sebelumnya

“Apabila sikap bertentangan dengan tindakan, perilaku, atau keyakinan, kita akan menjadi tidak nyaman dan termotivasi untuk mengubahnya.” – Frestinger

Namun bagaimana bila individu yang terkena disonansi kognitif telah memiliki suatu keyakinan bulat untuk mengubahnya, namun keyakinan itu ditekan — menjadi sebuah paradoks yang tiada hentinya. Hal ini bisa berbuah kepada krisis kepribadian hingga pembunuhan karakter, hormon adrenalin dan kortisol meningkat, mempercepat tekanan darah tapi juga merusak pembuluhnya, menghambat distribusi nutrisi dan meninggikan resiko penyakin karena stress. Individu tersebut akhirnya tidak memiliki kesempatan untuk keluar dari ketidaknyamanan tersebut karena rusaknya sistem tubuh tidak memungkinkan sang individu untuk berpikir jernih

solusinya? dopamin dan serotonim. 

 

1. Dopamin

 Secara umum, dopamin memiliki fungsi utama sebagai penghambat hormon prolaktin, meningkatkan daya denyut jantung, memperbaiki fungsi kognisi, pemrosesan daya ingat, mood, menambah perhatian dan kecepatan belajar, memperbaiki kualitas tidur,dan masih banyak lagi. 

 

2. Serotonim

 hampir sama dengan dopamin, namun serotonim diproduksi di otak tengah sementara dopamin diproduksi oleh kelenjar hipofisis

 

Dopamin dan Serotonim ini diproduksi hanya pada saat saat tertentu, yaitu biasanya saat sang individu terkait bertemu dengan “pasangan”nya yang menyebabkan perasaan senang. Tak hanya sekedar bertemu, semakin ‘dekat’ hubungan biologis individu terkait, produksi kedua hormon ini pun semakin meningkat, oleh karenanya Napoleon Hill dalam bukunya Think and Grow Rich memasukan “daya tarik sexual” kedalam 1 dari 13 kunci kesuksesan — yang sekarang banyak ‘dianut’ oleh pebisnis-pebisnis terkenal

Published in: on November 13, 2012 at 2:34 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://cicakkk.wordpress.com/2012/11/13/disonansi-kognitif/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: